Pada suatu musim saya bicara, mereka mendengar
Antusias mendengar
Pada suatu musim yang lain saya wahing, mereka berkerumun
Antusias merespon
Saya pikir saya jago bicara
Saya pikir saya banyak memberi manfaat
Saya pikir saya hebat, menginspirasi
Pada musim baru saya bicara, mereka tidak mendengar
Saya ulangi bicara, mereka tidak merespon
Mereka tidak peduli
.
Ternyata saya tidak hebat, saya tidak menginspirasi
Saya tidak membuat mereka merespon
.
Waktu itu mereka hanya merespon jabatan saya, kedudukan saya
Bukan itikad baik saja
Atau memang tak ada yang pantas didengar dari ucapan saya
Atau saya tidak bicara ditempat yang dibutuhkan untuk didengar
Atau memang saya hanya biasa-biasa saja
Bukan hebat, bukan layak didengar
.
.jpg)



